Salah satu penyakit
yang sering menjangkit
kucing kesayangan kita yakni scabies atau penyakit
kulit. Penyebabnya karena tungau jenis scabies atau sarcoptes. Tak hanya
kucing, bahkan penyakit ini dapat menyerang kelinci, anjing dan manusia.
Siklus hidup tungau atau kutu jenis scabies ini berada dalam
induknya, kemudian tungau betina menaruh telur-telurnya dengan cara melubangi
kulit kucing dan panjangnya bisa mencapai beberapa centimeter. Bahkan penyakit
kulit karena tungau ini menyerang kucing dari anak-anak hingga dewasa.
Penularan penyakit ini sendiri melalui kontak fisik secara langsung atau
benda-benda yang tercemar seperti kandang, sisir dan lainnya.
Untuk tanda-tanda kucing terkena penyakit kulit atau scabies
ini terlihat bulunya akan rontok disertai menggaruk disekitar telinganya karena
gatal. Pada pinggiran daun telinga kucing muncul kerak yang berwarna putih.
Apabila tak diobati secara cepat akan menyebar sekitar hidung, kelopak mata,
leher hingga wajah. Tak menutup kemungkinan menyebar pada bagian telapak kaki
dan daerah perut.
Tak sedikit dari
catlovers salah mendiagnosa penyakit kulit
yang disebabkan scabies ini dengan ringworm atau jamur. Untuk pastinya, cobalah
memeriksa kerokan kulit dibawah mikroskop. Bila catlovers tak memiliki
mikroskop bisa konsultasi langsung ke dokter hewan agar tak salah diagnosa.
Cara mengobati kucing yang terkena penyakit kulit atau
scabies ini bisa menggunakan obat klasik yakni belerang atau sulfur. Caranya
cukup mudah, mandikan kucing menggunakan sabun atau shampoo yang berbahan
sulfur dan ditubuhnya direndam pada air yang mengadung sulfur kurang lebih
2-3%. Lakukan hal ini secara berkalah hingga tujuh hari atau sampai sembuh.
Tips menangani kucing terkena penyakit kulit atau scabies
lainnya yakni dengan injeksi obat golongan avermectin, seperti doramectin,
ivermectin dan selamectin. Cara dengan menyuntikkan obat ini ke dalam tubuh
kucing. Lakukan hal ini minim dua kali dalam selam 2 minggu agar penyakit kulit
pada kucing ini dapat sembuh dengan total.
Agar kucing kesayangan catlovers terhindar dari penyakit
scabies ini, lakukan langkah-langkah pencegahan ini. Perhatikan alat-alat yang
biasa digunakan memanjakan kucing seperti sisir, sikat dan lainnya karena virus
dari penyakit ini dapat menempel ke benda-benda tersebut. Hindari juga
penitipan kucing yang kebersihannya kurang layak.
Apabila salah satu kucing kesayangan catlovers sudah
terjangkit penyakit kulit scabies ini, jangan tempatkan dengan kucing lainnya
karena dapat menulari dan segera isolasi dengan menanganinya menggunakan
shampoo khusus atau membawanya ke dokter hewan agar segera ditangani.
Label: tips